wisata
Senin, 09 Februari 2026 13:58 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

PENGALENGAN – Animo penggila mountain bike (MTB) untuk kembali menikmati tantangan dan keseruan trek-trek pengunungan kembali menggeliat di awal tahun 2026 ini. Sejumlah komunitas mulai rutin menggelar kegiatannya di berbagai trek menawan di Indonesia seperti di Dieng Wonosobo, Sadarehe Majelengka, hingga trek Kawah Wayang di Pengalengan, Jawa Barat. Beragam cerita epik muncul dari berbagai akun-akun sosial media seperti Instragram, Facebook dan Tiktok milik penggila MTB.
Susilo, seorang pemilik sepeda Yeti menampilkan berbagai potret dirinya bersama komunitas Yeti Tribe Indonesia (YTI) selepas melakukan gowes bareng (Gobar) di trek Kawah Wayang, Pengalengan Sabtu, 7 Februari 2026 lalu.
“Kembali ke trek bersama teman-teman YTI selalu menyenangkan. Melalui pemandangan kawah yang masih aktif, tanjakan dan turunan yang licin di sepanjang trek Kawah Wayang jelas menaikkan adrenalin, tapi itu yang bikin gembira. Bonus besarnya adalah foto-foto kegiatan yang keren-keren dan bisa diupload di sosmed, haha…haha..,” ungkap Susilo usai menyelesaikan Gobar perdana YTI selama hampir 7 jam perjalanan, Sabtu, 7 Februari 2026.
BACA JUGA: Pembalap YTI Racing Team Juara di 76 Indonesian Downhill 2025
Mahendro Onge, salah satu legenda di komunitas YTI mengatakan, bahwa setiap trek memiliki cerita yang berbeda. Yang selalu sama adalah kegembiraan yang luar biasa ketika sampai finish. Bertahun-tahun mengikuti Gobar YTI, baik di luar negeri maupun di berbagai pegunungan di Indonesia, senangnya itu luar biasa.
“Mungkin tanjakannya melelahkan, turunannya menakutkan karena curam, tapi begitulah perjalanan di MTB, semuanya pasti dirindukan dan akan kembali ke trek. Lihat saja foto-fotonya selalu menghadìrkan tawa dan kegembiraan,” katanya.
Trek Kawah Wayang sendiri berada di kawasan Gunung Wayang, Pengalengan yang memiliki puncak dengan ketinggian sekitar 2.182-2.241 mdpl. Trek ini memiliki dua jalur, dengan kontur tanah liat dan bebatuan dengan lebar 1-2 meter. Panjang kedua trek sekitar 4-6 kilometer dan bisa diperpanjang hingga 15 km dengan melewati perkebunan teh yang berada di kaki gunung Wayang.
Hendro, Ketua Panitia Gobar YTI di Kawah Wayang mengungkapkan tingginya minat anggota komunitas untuk terlibat di acara awal tahun ini. Dibandingkan gobar sebelumnya di Gunung Manglayang, Bandung pada akhir tahun 2025, kali ini jumlah peserta naik lebih dari 30%. Selain trek yang menarik, kembalinya para penggila MTB ke trek ini juga membuktikan bahwa sepeda gunung akan selalu dirindukan.
“Kami bersyukur di YTI minat Tribes (sebutan anggota YTI) untuk ikut gobar ke berbagai trek di Indonesia terus meningkat. Masih banyak foto-foto keren dari perjalanan di berbagai trek yang sudah dijadwalkan di kalender kegiatan YTI tahun 2026 ini,” ungkapnya.
Sebagai pengurus YTI, Hendro berharap teman-teman komunitas lain juga semakin aktif mengadakan kegiatan, sehingga aktivitas di berbagai trek MTB kembali semarak. Menurutnya sepeda gunung telah menjadi ekosistem dimana banyak pihak yang bergantung. Bukan saja pabrikan dan penjual sepeda, tetapi juga puluhan marshal yang merawat trek dan ratusan UMKM yang mendapatkan banyak manfaat dengan hadirnya penggila MTB saat melalui perjalanan.
Sekretaris Jendral YTI Ical Hardiyana mengatakan, di tahun ini YTI memiliki 6 agenda gobar, termasuk event gathering YTI 2026 yang akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rencananya, setelah Kawah Wayang, YTI akan turun gunung dengan menggelar gobar di jalur CFD Jakarta, dilanjutkan ke trek lereng Merapi di Yogyakarta dan kemudian ke trek Cianten di Bogor. Setelah gathering di Lombok, yang akan menjelajahi berbagai trek di kawasan gunung Rinjani, YTI menutup agenda 2026 di pegunungan Muria, Kudus Jawa Tengah.
“Terima kasih kepada seluruh Tribes yang selalu mendukung dan aktif dalam kegiatan Gobar YTI. Kami juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang konsisten dari para sponsor; Bluebird, Velo, Matchbook Supply Co dan teman-teman marshal yang membuat kegiatan MTB ini selalu terjaga,” jelas Ical.
Tulisan ini telah tayang di halojatim.com oleh Redaksi pada 09 Feb 2026