listrik
Senin, 22 Juni 2026 20:58 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA - Pemadaman listrik yang kerap terjadi di berbagai daerah tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kerusakan pada perangkat elektronik rumah tangga. Karena itu, banyak masyarakat mulai mencari langkah yang tepat untuk menjaga keamanan peralatan seperti televisi, kulkas, komputer, hingga modem internet.
Risiko terbesar biasanya muncul saat aliran listrik kembali normal. Pada momen tersebut, lonjakan arus atau power surge dapat terjadi dan berpotensi merusak komponen elektronik yang sensitif, termasuk pada TV, komputer, AC, dan peralatan rumah tangga lainnya.
Selain menyebabkan kerusakan perangkat, power surge juga dapat memperpendek usia pakai elektronik dan berisiko menghilangkan data penting pada komputer atau perangkat kerja. Oleh karena itu, langkah perlindungan seperti mencabut perangkat dari sumber listrik atau menggunakan pelindung lonjakan arus menjadi penting, terutama di daerah yang kerap mengalami pemadaman listrik secara tidak terjadwal.
Baca juga : Mengapa Indonesia Sulit Lepas dari Listrik Batu Bara?
Lalu, bagaimana cara menjaga elektronik agar tetap aman saat listrik sering padam? Dilansir dari berbagai sumber, Senin, 22 Juni 2026, berikut panduan praktis yang dapat diterapkan untuk meminimalkan risiko kerusakan peralatan elektronik akibat pemadaman listrik,
Langkah paling sederhana namun paling efektif:
Perangkat pelindung listrik sangat penting, terutama untuk alat bernilai tinggi:
BACA JUGA:10 Negara Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk!
Kebiasaan sederhana yang sering diabaikan:
Baca juga : Trafik Digital Makin Padat, Cloud VPS eXtreme Jadi Solusi Stabilitas Website
Kulkas termasuk perangkat yang paling rentan terhadap gangguan listrik:
Agar tetap aman saat gelap:
Perangkat internet sering menjadi korban pertama saat listrik tidak stabil:
Baca juga : Aturan Baru Outsourcing 2026: Hanya 6 Sektor Pekerjaan yang Boleh Dialihdayakan
Selain melindungi perangkat elektronik, masyarakat juga dapat melakukan sejumlah langkah tambahan agar lebih siap menghadapi pemadaman listrik. Salah satunya adalah memastikan power bank selalu dalam kondisi terisi penuh sehingga tetap dapat digunakan untuk mengisi daya ponsel saat listrik padam.
Untuk mengantisipasi risiko kehilangan data akibat mati listrik mendadak, pengguna juga disarankan melakukan pencadangan (backup) data penting secara rutin ke layanan penyimpanan cloud maupun media penyimpanan eksternal.
Penggunaan perangkat hemat energi juga dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan efisiensi konsumsi listrik sehari-hari. Selain itu, penting untuk menyimpan atau mencatat kontak layanan gangguan PLN agar pelaporan dapat dilakukan dengan cepat ketika terjadi pemadaman atau gangguan jaringan listrik.
Pada akhirnya, pemadaman listrik memang tidak selalu dapat dihindari, baik karena gangguan teknis, cuaca ekstrem, maupun faktor lainnya. Namun, dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan melalui langkah-langkah sederhana dan kebiasaan penggunaan listrik yang lebih aman.
Melindungi perangkat dari lonjakan arus listrik, memastikan ketersediaan sumber daya cadangan, serta menjaga keamanan data menjadi beberapa upaya penting yang dapat dilakukan. Dengan persiapan yang tepat, masyarakat dapat mengurangi risiko kerusakan peralatan elektronik sekaligus menjaga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lebih lancar meskipun pasokan listrik mengalami gangguan.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Muhammad Imam Hatami pada 22 Jun 2026