Kopi
Senin, 04 Mei 2026 17:09 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA – Sekarang, berkurban tidak lagi mengharuskan datang ke pasar hewan, berburu penjual di pinggir jalan, atau memahami jenis kambing. Di tahun 2026, proses kurban bahkan bisa dilakukan hanya lewat ponsel dalam hitungan menit. Meski begitu, perlu disadari bahwa kemudahan lewat aplikasi tidak selalu berarti aman.
Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem kurban digital di Indonesia berkembang sangat cepat. Berbagai platform besar seperti Shopee, Tokopedia, Gojek, Kitabisa, hingga aplikasi perbankan seperti BRImo kini menghadirkan fitur kurban online.
Tak hanya itu, platform berbasis lembaga seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan NU Online Super App juga semakin aktif menggarap segmen ini.
Untuk Iduladha 2026 (27 Mei 2026), BRImo bersama Rumah Zakat menghadirkan layanan kurban digital yang tersedia mulai 27 April hingga 27 Mei 2026.
Seluruh proses dari memilih hewan hingga pembayaran, bisa dilakukan dalam satu aplikasi, dengan insentif cashback Rp150 ribu bagi 600 transaksi pertama.
Secara konsep, hampir semua platform bekerja dengan mekanisme serupa, pengguna memilih hewan, melakukan pembayaran, lalu mitra lembaga mengurus penyembelihan dan distribusi. Namun, perbedaannya terletak pada transparansi, harga, dan jangkauan distribusi.
Shopee menawarkan harga kambing mulai Rp1,35 juta, bekerja sama dengan 12 lembaga terpercaya. Tersedia juga opsi patungan sapi (1/7) dan program distribusi internasional seperti Palestina. Setelah transaksi, pengguna menerima sertifikat digital.
Tokopedia menggandeng Dompet Dhuafa, Eco Qurban, dan Human Initiative. Harga kambing mulai Rp1,5 juta. Keunggulannya ada pada laporan lengkap, waktu penyembelihan, lokasi, dokumentasi foto, hingga sertifikat digital.
Melalui NU Online Super App memiliki pendekatan distribusi yang unik. Pada Iduladha 2025, platform ini menghimpun Rp322,6 juta dari 98 pekurban dan menyalurkan ke 64 kota/kabupaten serta Palestina. Fokusnya bukan skala besar, melainkan pemerataan distribusi ke daerah minim kurban.
BRImo unggul dalam kemudahan transaksi karena terintegrasi dengan layanan perbankan. Cocok bagi pengguna yang ingin proses cepat tanpa berpindah aplikasi.
Sebelum memutuskan berkurban secara digital, ada tiga hal krusial yang perlu diperhatikan:
Berikut alur yang umumnya berlaku di hampir semua platform:
Kurban digital memang menghilangkan pengalaman melihat langsung proses penyembelihan. Namun di sisi lain, ia membuka akses distribusi yang lebih luas dan tepat sasaran, bahkan hingga ke daerah terpencil atau luar negeri.
Pada akhirnya, esensi kurban tidak terletak pada cara pembayarannya, melainkan pada dampaknya. Bukan soal offline atau online—tetapi ke mana daging itu sampai dan siapa yang menerima manfaatnya.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Muhammad Imam Hatami pada 02 May 2026