Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini Dampaknya untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 13:43 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini Dampaknya untuk Masyarakat
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini Dampaknya untuk Masyarakat (Freepik.com/jcomp)

JAKARTA — Nilai tukar Rupiah melemah bahkan sampai menembus Rp17.000 per dolar AS. Nilai tukar Rupiah ini juga menjadi titik terlemah Rupiah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat pada Selasa, 20 Januari 2025.

Meski begitu, pelemahan nilai tukar Rupiah ini justru berlangsung ketika indeks dolar AS (DXY) mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah lebih disebabkan karena kondisi dalam negeri.

Dilansir dari Trenasia, merosotnya nilai tukar Rupiah mencerminkan lemahnya kepercayaan pasar terhadap aset-aset Indonesia Tekanan utama datang dari menurunnya kepercayaan investor terhadap independensi bank sentral baik di indonesia maupun di negara lain. 

BACA JUGA: Efek Dolar Kalahkan Rupiah bagi Anak Muda Indonesia

Lalu, apa dampak dari nilai tukar mata uang yang terus melemah? Simak penjelasan berikut ini.

Dampak Nilai Tukar Rupiah yang Terus Melemah Bagi Masyarakat

Dampak Nilai Tukar Rupiah yang Terus Melemah Bagi Masyarakat

Dilansir dari Investopedia, mata uang disebut melemah saat nilainya turun dibandingkan mata uang negara lain. Pelemahan mata uang ini dapat berdampak barang impor terasa lebih mahal, sementara produk ekspor jadi lebih murah dan lebih kompetitif di pasar global.

Ketika mata uang suatu negara jadi melemah, harga impor jadi naik, karena butuh lebih banyak mata uang lokal untuk membeli barang dari luar negeri. Hal inilah yang dapat meningkatkan biaya produksi dan harga barang sehingga dikhawatirkan dapat memicu inflasi.

Sebaliknya, ekspor jadi lebih kompetitif karena lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing. Contohnya, pelemahan mata uang yuan pada tahun 2015-2016 membuat produk China lebih menarik di pasar internasional.

Namun, jika suatu negara sangat bergantung pada impor, maka kenaikan biaya impor dapat memicu ketimpangan perdagangan dan menurunkan kepercayaan investor.

Pada 2018, Turki adalah contoh ketika pelemahan mata uang menyebabkan lonjakan inflasi dan menekan dunia usaha serta kemampuan konsumen.

BACA JUGA: Penyebab Rupiah Terpuruk Saat Indeks Dolar Melemah

Itu tadi beberapa dampak nilai tukar Rupiah yang melemah terutama bagi masyarakat Indonesia.