Mau Tagihan Listrik Turun Saat Kemarau? Atur Suhu AC di Angka Ini Menurut Ahli

Kamis, 02 Juli 2026 17:03 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Mau Tagihan Listrik Turun Saat Kemarau? Atur Suhu AC di Angka Ini Menurut Ahli
Mau Tagihan Listrik Turun Saat Kemarau? Atur Suhu AC di Angka Ini Menurut Ahli (Freepik.com/lifeforstock)

JAKARTA — Pada saat musim kemarau seperti sekarang, tagihan listrik biasanya akan melonjak karena AC digunakan hampir terus-menerus.

Jika kamu memang sering terkejut melihat tagihan listrik yang semakin membengkak, mungkin sudah saatnya mengatur ulang suhu AC di rumahmu.

Akan tetapi, sebetulnya tantangannya adalah menemukan suhu yang cukup sejuk agar rumah tetap terasa nyaman tapi juga tidak membuat konsumsi listrik jadi semakin boros.

BACA JUGA: 8 Cara Menghemat Listrik Tanpa Harus Matikan AC In This Economy

Seperti yang dilansir dari Real Simple, para ahli di bidang sistem pendingin ruangan (HVAC) dan energi memberikan solusinya berikut ini.

Suhu AC yang Paling Tepat untuk Menghemat Listrik

Suhu AC yang Paling Tepat untuk Menghemat Listrik

Menurut ahli, suhu sekitar 26 derajat Celcius adalah pengaturan AC yang paling ideal untuk menjaga rumah tetap sejuk dan nyaman sekaligus menghemat penggunaan listrik selama musim panas.

Meski begitu, angka ini tetap bisa disesuaikan dengan kenyamananmu. Akan tetapi, menurut Patrick Gambel, pakar HVAC sekaligus pemilik general Heating & Air Conditioning menyarankan agar suhu AC di rumah tidak diatur lebih rendah dari 23 derajat Celcius agar tagihan listrik tidak membengkak.

Namun, menurut ahli, seperti yang dikutip dari Real Simple, kalau kamu tinggal di daerah yang cuacanya sangat panas misalnya suhu luar ruangan mencapai 38-43 derajat Celcius, pengaturan AC justru disarankan sedikit lebih tinggi.

BACA JUGA: Ternyata Segini Kerugian Ekonomi Akibat Pemadaman Listrik

Suhu ideal yang tepat di wilayah tersebut seharusnya berkisar antara 26-28 derajat Celcius. Menurunkan suhu di bawah angka itu akan membuat biaya listrik jadi meningkat cukup signifikan.

Menurut pakar HVAC, Randy Huckstadt, kisaran suhu tersebut mampu memberikan kenyamanan di dalam ruangan, bisa mengurangi kelembapan udara, dan lebih efisien dalam penggunaan energi.

Semakin kecil perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar rumah, semakin lambat panas masuk ke dalam rumah. Misalnya, jika suhu luar 29 derajat Celcius dan AC diatur pada 26 derajat Celcius, maka AC tidak perlu bekerja terlalu keras.

BACA JUGA: Haruskah Matikan AC Saat Pergi ke Luar Rumah? Ini Jawabannya

Sebaliknya, semakin besar selisih suhu, semakin lama AC harus menyala. Huckstadt memperkirakan setiap penurunan suhu sekitar 0,5 derajat Celcius dapat meningkatkan konsumsi listrik hingga sekitar 3%.

Haruskah Suhu AC Dinaikkan Ketika Rumah Kosong?

Haruskah Suhu AC Dinaikkan Ketika Rumah Kosong?

Para ahli menyarankan agar suhu AC di dalam rumah dinaikkan sekitar 2-6 derajat Celcius ketika rumah sedang kosong. Selain itu, mereka menyarankan agar AC tidak dimatikan sepenuhnya.

Membiarkan rumah jadi sedikit lebih hangat saat ditinggal pergi sebentar akan bisa lebih menghemat listrik. Namun, ketika AC dimatikan total, perangkat AC harus bekerja jauh lebih keras untuk mendinginkan rumah.