Jurusan
Kamis, 22 Januari 2026 20:55 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA - Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah menyiapkan sebanyak 5.750 kuota beasiswa untuk tahun 2026. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tingkat global.
"Kami ingin memastikan negara hadir dalam setiap langkah anak bangsa yang ingin maju. Program LPDP secara konsisten terus melahirkan talenta unggul. Untuk tahun ini, kami menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru," ujar Brian dalam paparannya di forum dialog Presiden RI dan akademisi di Istana Negara.
Sebagai informasi, LPDP merupakan lembaga yang menyediakan program beasiswa jenjang magister dan doktor yang diperuntukkan bagi Warga Negara Republik Indonesia melalui mekanisme dan prosedur yang ditetapkan. Melansir dari laman LPDP Kemenkeu, Senin, 19 Januari 2026, penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan uang kuliah, dana tunjangan buku, publikasi jurnal internasional, transportasi, visa, dan lainnya.
Menurut Brian, peluang ini harus dikelola secara serius, guna menjadi penopang dan modal utama bagi masa depan bangsa. Dalam paparannya, Brian menjelaskan rincian kuota itu mencakup:
Saat ini, sudah lebih dari 1,1 juta mahasiswa aktif yang biaya hidup dan SPP nya ditanggung sepenuhnya oleh negara dengan total anggaran mencapai Rp16 triliun per tahun. Sementara itu, penerima beasiswa kolaborasi Kemendikdasmen dan Kemdiktisaintek tahun 2021-2025, sekitar 24.967 orang untuk tingkat S1 hingga S3, dan 548.911 orang program non gelar.
Mantan Direktur Utama LPDP (Plt.) Andin Hadiyanto, melaporkan bahwa total dana abadi yang dimiliki lembaga tersebut sejumlah Rp154,11 triliun sejak 2010 hingga Juni 2025.
“Rinciannya adalah dana abadi pendidikan (DAP) sejumlah Rp126,12 triliun, dana abadi penelitian (DPL) Rp12,19 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp10 triliun dan dana abadi kebudayaan (DAKb) adalah Rp5 triliun,” ujar Andin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, dikutip Senin, 19 Januari 2026.
LPDP membuka pendaftaran melalui portal resmi dengan langkah utama sebagai berikut:
Calon pendaftar mengakses situs resmi pendaftaran LPDP di serta membuat akun dan mengisi formulir pendaftaran.
Dokumen seperti ijazah terakhir, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan dokumen administratif lainnya wajib diunggah sesuai ketentuan LPDP.
Data pendaftar diverifikasi oleh tim LPDP untuk memastikan kelengkapan dan kualifikasi awal.
Tahapan berikutnya meliputi penilaian gagasan studi, tes wawancara, dan pengujian aspek lain sesuai jenis beasiswa yang diajukan.
Calon penerima yang lolos seluruh tahapan seleksi diumumkan secara resmi melalui portal pendaftaran.
Tahapan dan jadwal seleksi biasanya dibagi dalam beberapa periode pendaftaran setiap tahunnya, dan diumumkan lebih rinci oleh LPDP di awal pembukaan pendaftaran. Untuk mendapatkan info lebih lanjut terkait persyaratan beasiswa LPDP, Anda dapat mengunjungi tautan resmi LPDP Kemenkeu.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Maharani Dwi Puspita Sari pada 19 Jan 2026
2 bulan yang lalu