masa pensiun
Senin, 10 Agustus 2026 12:42 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Mungkin sekarang kita merasa aman dan nyaman, karena setiap bulan masih bisa mendapatkan uang dari hasil bekerja. Padahal, bisa jadi kita tidak bekerja selamanya.
Bisa jadi, kita sudah tidak bisa bekerja lagi karena kondisi kesehatan, atau lowongan pekerjaan sudah tidak tersedia untuk usia kita yang semakin bertambah.
Di sisi lain, kita tentu ingin bisa tetap hidup nyaman dan layak saat tua, bahkan kalau bisa, kita mampu mewujudkan financial freedom.
Akan tetapi, cita-cita tersebut tentu membutuhkan perencanaan keuangan yang matang dan dilakukan sejak dini. Ada berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan dana pensiun, bahkan tanpa harus menunggu memiliki penghasilan besar, seperti berikut ini.
BACA JUGA: Gen X vs Baby Boomers, Begini Perbedaan Cara Menikmati Masa Pensiun
Langkah awal yang perlu kamu lakukan segera adalah menentukan kapan kamu ingin berhenti bekerja. Target usia pensiun ini perlu dipikirkan untuk membantu memperkirakan berapa banyak dana yang perlu disiapkan.
Dengan begitu, kebutuhan selama masa pensiun dapat dihitung dan direncanakan secara lebih terarah.
Sebagai contoh, kalau sekarang kamu berusia 25 tahun dan menargetkan pensiun pada usia 60 tahun, berarti masih tersedia waktu sekitar 35 tahun untuk mempersiapkan dana hari tua.
Setelah menentukan usia pensiun, buatlah perencanaan keuangan yang realistis. Tentukan berapa dana yang perlu dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan hidup setelah tidak lagi bekerja.
Dalam perhitungannya, jangan hanya menggunakan pengeluaran saat ini. Pertimbangkan pula kemungkinan kenaikan biaya hidup akibat inflasi di masa mendatang. Setelah itu, usahakan untuk menjalankan pengeluaran sesuai anggaran yang telah dibuat.
Selanjutnya kamu perlu menyisihkan sebagian penghasilan secara rutin untuk tabungan dan investasi. Kamu bisa mengalokasikan sekitar 10-20% dari pendapatan bulanan untuk kebutuhan tersebut.
Kalau kamu memilih investasi sebagai bagian dari persiapan dana pensiun, perhatikan potensi keuntungan dan tingkat risiko dari setiap instrumen. Sesuaikan pula pilihan investasi dengan jangka waktu yang tersedia hingga memasuki usia pensiun.
BACA JUGA: 7 Cara Aman Investasi Emas Online, Mudah dan Praktis!
Mengandalkan satu sumber penghasilan terkadang membuat proses mengumpulkan dana pensiun berjalan lebih lambat. Karena itu, pertimbangkan untuk menambah pemasukan jika memungkinkan.
Kamu bisa meningkatkan pendapatan dengan menguasai berbagai skill baru atau mencari pekerjaan sampingan (side hustle). Penghasilan tambahan tersebut kemudian dapat dialokasikan untuk tabungan atau investasi hari tua.
Persiapan pensiun sebaiknya juga dibarengi dengan upaya mengurangi beban utang. Identifikasi seluruh kewajiban yang dimiliki, mulai dari pinjaman pribadi, kartu kredit, hingga cicilan kendaraan.
Kalau kamu memiliki beberapa utang dengan beban bunga berbeda, prioritaskan pelunasan utang dengan bunga paling tinggi. Setelah itu, lanjutkan dengan melunasi kewajiban lainnya.
BACA JUGA: Usia 20-an Menentukan Masa Depan Finansial, Hindari 8 Kesalahan Ini
Asuransi, khususnya asuransi kesehatan, juga perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari persiapan masa pensiun. Hal ini karena seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan biaya kesehatan berpotensi meningkat.
Perlindungan asuransi yang memadai dapat membantu mengantisipasi biaya tak terduga dan mengurangi risiko tabungan pensiun terkuras untuk kebutuhan kesehatan.
Membangun dana pensiun membutuhkan konsistensi. Oleh karena itu, jangan hanya membuat rencana, tetapi pastikan juga untuk menjalankannya secara disiplin.
Lakukan evaluasi kondisi keuangan secara rutin untuk melihat apakah strategi yang diterapkan masih sesuai dengan target. Kalau terdapat perubahan pendapatan, pengeluaran, atau kondisi ekonomi, strategi menabung dan investasi juga dapat disesuaikan.
Itu tadi beberapa cara menyiapkan dana pensiun sejak sekarang agar tidak terlambat dan panik saat sudah waktunya tiba.