Keracunan Makanan Basi? Lakukan 5 Hal Ini untuk Menanganinya

Rabu, 07 Oktober 2026 12:25 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Keracunan Makanan Basi? Lakukan 5 Hal Ini untuk Menanganinya
Keracunan Makanan Basi? Lakukan 5 Hal Ini untuk Menanganinya (magnific.com/jcomp)

JAKARTA — Keracunan makanan seperti makanan basi bisa terjadi, apalagi setelah kamu mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi.

Kontaminasi pada makanan dapat terjadi selama proses penyimpanan bahan makanan karena bakteri bisa berkembang dan membuat makanan jadi tidak layak dikonsumsi.

Seperti yang dilansir dari Kemenkes, ada beberapa bakteri yang menyebabkan keracunan makanan yaitu E. coli, Salmonella, Campylobacter, Listeria, dan Clostridium botulinum.

Gejala keracunan makanan yang bisa kamu kenali adalah perut kembung, muntah, mual, dan diare.

Kalau kamu mengalami kondisi tersebut, penting untuk segera melakukan langkah penanganannya, seperti berikut.

BACA JUGA: Hati-Hati Keracunan Makanan! Ini 10 Cara yang Bisa Bantu Mencegahnya

Cara Mengatasi Keracunan Makanan Basi

Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Muntah dan diare bisa membuat tubuh jadi kehilangan banyak cairan sehingga risiko dehidrasi meningkat.

Oleh karena itu, pastikan mencukupi asupan cairan dengan memperbanyak minum air putih. Cairan elektrolit atau sup juga dapat membantu menggantikan cairan dan mineral yang hilang. Sebaiknya minum sedikit demi sedikit agar tidak memicu rasa mual.

Konsumsi Makanan yang Mudah Dicerna

Saat gejala keracunan baru muncul, berikan waktu bagi sistem pencernaan untuk beristirahat selama beberapa jam. 

Setelah kondisi tubuh mulai membaik, konsumsi makanan yang ringan dan mudah dicerna, seperti bubur, kentang, pisang, atau madu.

Untuk sementara, hindari makanan yang rasanya pedas, berminyak, dan terlalu asam karena dapat membuat keluhan pencernaan semakin parah. Minuman beralkohol dan berkafein serta produk susu juga sebaiknya dihindari selama gejala masih berlangsung.

BACA JUGA: 7 Cara Menjaga Kesehatan di Musim Kemarau, Jangan Disepelekan!

Jangan Minum Obat Sembarangan

Jangan Minum Obat Sembarangan

Muntah dan diare merupakan salah satu cara tubuh mengeluarkan zat yang mengganggu saluran pencernaan. Maka dari itu, jangan langsung mengonsumsi obat antidiare, seperti loperamide, tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis.

Kamu juga tidak perlu minum obat antibiotik karena obat tersebut tidak dapat mengatasi keracunan yang disebabkan oleh virus atau parasit. Kalau kondisi membutuhkan antibiotik, penggunaannya sebaiknya berdasarkan anjuran dokter.

Konsumsi Jahe

Jahe bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu meredakan rasa mual dan ketidaknyamanan pada perut. Minuman berbahan jahe dapat memberikan efek menenangkan pada sistem pencernaan. 

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt, juga dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan.

BACA JUGA: Waspada! 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Musim Kemarau Seperti Sekarang

Istirahat dengan Cukup

Istirahat dengan Cukup

Tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi setelah mengalami keracunan makanan. Istirahat yang cukup dapat membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal dalam melawan infeksi.

Selain itu, muntah dan diare juga dapat membuat tubuh kehilangan banyak energi dan terasa lemas. Karena itu, kurangi aktivitas berat dan berikan tubuh waktu yang cukup untuk beristirahat hingga kondisi kembali pulih.

Itu tadi beberapa cara menangani atau mengobati keracunan makanan, hat-hati!