Jangan Tertipu! Kenali Modus Vishing dan Cara Aman Menghindarinya

Rabu, 30 September 2026 12:37 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Editor:Justina Nur Landhiani

Jangan Tertipu! Kenali Modus Vishing dan Cara Aman Menghindarinya
Jangan Tertipu! Kenali Modus Vishing dan Cara Aman Menghindarinya (magnific.com/ rawpixel.com)

JAKARTA – Tidak dapat dipungkiri, kondisi ekonomi sekarang memang sedang dipenuhi ketidakpastian. Hal itu semakin diperburuk karena muncul berbagai modus penipuan terus bermunculan dan menyasar masyarakat dengan cara yang semakin beragam. 

Kalau selama ini kamu lebih sering mendengar istilah phishing, ada pula modus serupa yang dilakukan melalui sambungan telepon dan dikenal sebagai vishing.

BACA JUGA: 5 Cara Menghindari Scan QRIS Palsu Agar Tidak Menjadi Korban Penipuan

Cara Kerja Modus Penipuan Vishing

Cara Kerja Modus Penipuan Vishing

Vishing adalah kependekan dari voice phishing, yaitu penipuan yang memanfaatkan komunikasi suara melalui telepon untuk mengelabui korban. Pelaku biasanya menggunakan teknik social engineering dengan menyamar sebagai pihak tertentu, kemudian berusaha membuat korban secara sukarela memberikan informasi pribadi maupun data keuangan.

Untuk meyakinkan calon korban, pelaku dapat menggunakan berbagai skenario. Mereka mungkin mengaku membawa kabar buruk terkait rekening atau transaksi, tetapi ada pula yang justru menawarkan hadiah, bonus, atau keuntungan tertentu. Kedua pendekatan tersebut sama-sama bertujuan membuat korban bereaksi tanpa berpikir panjang.

Setelah korban mulai percaya, pelaku bisa meminta sejumlah informasi sensitif, seperti data pribadi, informasi kartu ATM, hingga kode keamanan. Dalam beberapa kasus, pesan OTP yang sebenarnya dikirim untuk mengonfirmasi transaksi juga dapat disamarkan sebagai undangan atau pemberitahuan biasa.

BACA JUGA: Waspada ATM Card Trapping! Modus Pencurian yang Akan Sedot Isi Rekeningmu

Kalau korban tidak secara sadar menyebutkan kode OTP tersebut kepada pelaku, keamanan rekening bisa terancam. Kode tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengotorisasi transaksi atau tindakan tertentu pada akun korban.

Namun, sayangnya semua orang tetap bisa mengalami hal ini dan tidak bisa menjamin kamu aman dari modus penipuan ini.

Hal ini karena pelaku penipuan biasanya memiliki berbagai cara untuk membangun kepercayaan dan menggunakan percakapan yang tampak meyakinkan. Bahkan, pertanyaan atau pernyataan yang terdengar sederhana bisa diarahkan untuk mendapatkan informasi penting dari korban.

Agar tidak mudah menjadi korban vishing, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, seperti berikut.

BACA JUGA: Waspada! Ransomware Intai ASEAN, Penjualan Data Curian Naik 3 Kali Lipat

Cara Aman Mencegah Terjerat Penipuan Modus Vishing

Cara Aman Mencegah Terjerat Penipuan Modus Vishing

Jangan Langsung Panik atau Tergiur dengan Tawaran Mereka

Ketika menerima telepon yang mengabarkan masalah atau menawarkan sesuatu yang menguntungkan, jangan langsung mengambil keputusan. 

Pastikan kamu tetap tenang dan periksa terlebih dahulu informasi yang disampaikan penelepon.

Jangan Langsung Percaya dan Mengikuti Instruksi Mencurigakan

Hindari mengikuti arahan penelepon yang meminta kamu mengklik tautan tertentu, terutama jika tautan tersebut dikirim melalui SMS, WhatsApp, atau aplikasi pesan lainnya. Jangan pula mengunduh aplikasi atau membuka situs yang tidak jelas asalnya.

Lindungi Data Perbankan

Jangan pernah memberikan informasi sensitif kepada orang lain, termasuk nomor kartu debit atau kredit, PIN, tanggal kedaluwarsa kartu, CVV, maupun CVC. 

Pihak yang benar-benar resmi seharusnya tidak meminta Anda membagikan data keamanan tersebut melalui telepon.

Jangan Pernah Membagikan Kode OTP

OTP atau one-time password merupakan kode keamanan yang digunakan untuk memverifikasi transaksi atau aktivitas tertentu. Kode ini bersifat rahasia dan tidak seharusnya diberikan kepada siapa pun. OTP bukanlah kode untuk mendapatkan promo, undangan, hadiah, maupun peningkatan limit.

Itu tadi penjelasan mengenai vishing dan cara yang bisa kamu lakukan untuk terhindar dari jeratan modus penipuan ini. Vishing memanfaatkan kelengahan dan kepercayaan korban melalui percakapan telepon. Oleh karena itu, jangan mudah percaya pada informasi yang mendesak, tawaran yang terlalu menggiurkan, atau permintaan data pribadi. Selalu lakukan verifikasi melalui saluran resmi sebelum mengambil tindakan apa pun.

Tags:Phising