mobil
Kamis, 06 Agustus 2026 14:24 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi peluncuran berbagai model mobil terbaru, tetapi juga memperlihatkan semakin sengitnya persaingan di segmen kendaraan listrik di Indonesia.
Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika mobil listrik umumnya dibanderol di atas Rp400 juta, kini semakin banyak pilihan dengan harga sekitar Rp150 juta hingga Rp250 juta. Kondisi ini membuat kendaraan listrik kian terjangkau dan mulai dilirik masyarakat kelas menengah, termasuk pekerja yang memiliki penghasilan sekitar Rp10 juta per bulan.
Namun, muncul pertanyaan yang banyak dicari calon pembeli, apakah gaji Rp10 juta per bulan sudah cukup untuk membeli mobil listrik di GIIAS 2026? Jawabannya tidak sesederhana melihat harga jual kendaraan.
Baca juga : Siapa Penguasa Bisnis Beras di Indonesia?
Perencana keuangan umumnya menyarankan agar cicilan kendaraan tidak melebihi 15%-20% dari pendapatan bulanan agar kondisi keuangan tetap sehat.
Artinya, pekerja dengan penghasilan Rp10 juta per bulan idealnya memiliki cicilan kendaraan sekitar Rp1,5 juta hingga maksimal Rp2 juta per bulan.
Sementara itu, total seluruh kewajiban cicilan, termasuk KPR, kartu kredit, dan pinjaman lainnya, idealnya dijaga di bawah 30–35% dari penghasilan agar kondisi keuangan tetap sehat.
Dengan asumsi pembelian melalui kredit selama lima tahun (60 bulan) dan uang muka (DP) sekitar 20%, sebagian besar mobil listrik yang dipamerkan di GIIAS masih menghasilkan cicilan di atas batas ideal tersebut.
Meski demikian, beberapa model sudah mulai mendekati kemampuan finansial kelas menengah, terutama dengan berbagai promo pembiayaan yang ditawarkan selama pameran.
Berikut sejumlah mobil yang dipasarkan dengan harga di bawah Rp250 juta beserta estimasi cicilan.
*Estimasi menggunakan simulasi kredit tenor lima tahun dengan DP sekitar 20%. Besaran cicilan dapat berbeda tergantung bunga, leasing, dan uang muka.
Baca juga : Data dan Analisis Harga Emas Antam Hari Ini 4 Agustus 2026
Meski mobil listrik semakin murah, kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) masih menjadi pilihan paling realistis bagi pekerja dengan gaji Rp10 juta. Beberapa model yang dipamerkan di GIIAS antara lain,
Daihatsu juga menawarkan sejumlah program pembiayaan selama GIIAS dengan cicilan mulai sekitar Rp2,4 juta per bulan, tergantung uang muka dan tenor. Nilai tersebut masih lebih ringan dibanding sebagian besar mobil listrik yang dipasarkan saat ini.
Baca juga : Agenda Ekonomi Penting Agustus yang Potensi Gerakkan IHSG
Sebelum memanfaatkan berbagai promo yang ditawarkan selama pameran, calon pembeli sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal berikut:
Baca juga : XL Raih Predikat Jaringan Terbaik di Indonesia 2026
GIIAS 2026 menunjukkan bahwa harga mobil listrik di Indonesia terus mengalami penurunan. Kehadiran model seperti Wuling Aira EV, VinFast VF3, BYD Atto 1, hingga Chery Q memperlihatkan persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan listrik terjangkau.
Meski demikian, dari sisi kemampuan finansial, pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta per bulan masih perlu berhitung cermat sebelum memutuskan membeli mobil listrik. Dengan simulasi kredit saat ini, sebagian besar model masih menghasilkan cicilan di atas batas ideal perencanaan keuangan.
Apabila tren penurunan harga berlanjut dan pemerintah kembali menghadirkan insentif kendaraan listrik, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan mobil listrik dengan cicilan sekitar Rp2 juta per bulan akan menjadi pilihan yang semakin realistis bagi masyarakat kelas menengah Indonesia.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Muhammad Imam Hatami pada 04 Aug 2026