Investasi
Kamis, 15 Oktober 2026 13:58 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi telah meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di sektor perumahan serta investasi swasta murni.
Proses penandatanganan berlangsung di Glamping IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Kesepakatan tersebut meliputi pembangunan delapan menara rumah susun (rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan nilai investasi mencapai Rp2,629 triliun. Selain itu, terdapat lima proyek investasi swasta murni senilai total Rp1,11 triliun yang mencakup sektor pangan, furnitur, komersial, kuliner, dan fasilitas olahraga.
BACA JUGA: Siklus Ganti HP Makin Panjang, Pasar Ponsel Bekas Berpeluang Tumbuh!
Sebelumnya, pada 6 Oktober 2026, Otorita IKN juga telah menandatangani PKS KPBU untuk pembangunan 109 unit rumah tapak ASN bersama PT Intiland Development Tbk senilai Rp2,819 triliun.
Secara keseluruhan, akumulasi nilai investasi dari rangkaian penandatanganan ini mencapai lebih dari Rp6,55 triliun.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan Nusantara tidak semata-mata mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga disokong skema KPBU, investasi swasta, dan hibah.
“Hari ini kita membuktikan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dibiayai oleh APBN. Ada dua proyek KPBU dan lima investasi swasta yang segera dimulai pembangunannya. Saya bersyukur IKN juga membuka lapangan pekerjaan baru yang sangat dibutuhkan masyarakat,” terang Basuki.
Komitmen ini disambut positif oleh Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah. Ia menyatakan kepercayaan yang diberikan Otorita IKN kepada pemrakarsa merupakan amanah besar.
“Kepercayaan ini merupakan amanah sekaligus komitmen kami untuk menghadirkan hasil pembangunan berkualitas dan bermanfaat nyata bagi Otorita IKN, bangsa, dan negara,” tegas Firmansyah.
Pengembangan hunian ASN di IKN berfokus pada dua proyek utama:
Selain sektor perumahan, lima pelaku usaha swasta murni turut menanamkan modalnya untuk melengkapi ekosistem kawasan IKN:
Hadirnya sektor UMKM dan industri daerah seperti mebel Jepara mendapat apresiasi langsung dari Bupati Jepara, Witiarso Utomo.
“Kami berterima kasih kepada Kepala Otorita IKN yang memberi kesempatan UMKM Jepara ikut berinvestasi. Ini bukti IKN terbuka bukan hanya untuk investasi skala besar, tetapi juga memberi ruang bagi daerah untuk berkontribusi,” kata Witiarso.
Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Muhammad S.J pada 14 Oct 2026