Hari Buaya Sedunia, Ini Peran Penting Buaya di Ekosistem Air Tawar Kita

Kamis, 18 Juni 2026 12:51 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Hari Buaya Sedunia, Ini Peran Penting Buaya di Ekosistem Air Tawar Kita
Hari Buaya Sedunia, Ini Peran Penting Buaya di Ekosistem Air Tawar Kita (magnific.com/TravelScape)

JAKARTA — Setiap 17 Juni, diperingati Hari Buaya Sedunia atau World Crocodile Day. Seperti yang dilansir dari World Animal Protection, Hari Buaya Sedunia adalah momen untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya buaya di alam luar.

Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk memperluas awareness terhadap ancaman yang dihadapi oleh buaya termasuk perlakukan yang tidak layak terhadap buaya yang masih terjadi di sejumlah peternakan satwa liar, apalagi yang pengawasannya lemah.

Buaya memang dikenal sebagai predator dan mengonsumsi daging atau hewan karnivora. Bahkan tidak sedikit manusia yang tewas akibat dimakan oleh buaya.

BACA JUGA: Saat Harga BBM Melonjak, Bisakah Sepeda Jadi Solusi?

Tidak mengherankan jika melihat hal itu, manusia umumnya takut dan akhirnya tidak begitu memikirkan soal buaya, selain untuk menyelamatkan dirinya.

Namun, ternyata buaya memiliki peran penting di ekosistem. Berikut penjelasannya.

Peran Buaya di Dalam Ekosistem

Peran Buaya di Dalam Ekosistem

Menjaga Populasi Ikan

Seperti yang dilansir dari World Atlas, buaya sering memangsa ikan yang sakit atau lemah. Itu artinya, ikan yang sehat punya peluang lebih besar untuk berkembang biak tanpa risiko penyebaran penyakit.

Selain itu, kehadiran buaya di ekosistem juga akan membantu mencegah satu spesies ikan semakin mendominasi perairan.

Kotoran Buaya Mengandung Nutrisi

Dilansir dari World Atlas, kotoran buaya mengandung nutrisi yang bisa menjadi sumber makanan bagi berbagai organisme air termasuk ikan.

BACA JUGA: Waspada! Ini 7 Sumber Mikroplastik yang Jarang Kamu Sadari

Petugas Kebersihan Alami

Buaya dan beberapa anggota keluarga Crocodilia lainnya punya sistem pencernaan yang sangat kuat. Tubuh mereka diketahui mampu melawan berbagai bakteri, virus, dan mikroorganisme yang berbahaya.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan buaya memiliki tingkat ketahanan yang luar biasa terhadap berbagai infeksi. Kemampuan inilah yang membuat buaya jadi berperan sebagai ‘petugas kebersihan alami’ di ekosistem air tawar.

Hal ini karena buaya bisa mengonsumsi hampir seluruh bagian bangkai atau mangsa yang ditemukan sehingga sisa-sisa hewan tidak membusuk dan menyebabkan penyebaran penyakit.

Sebagai Indikator Pencemaran

Buaya memang tahan terhadap infeksi alami, tapi cukup sensitif jika terjadi pencemaran lingkungan.

Buaya sangat rentan terhadap pupuk kimia, pestisida, dan berbagai polutan lainnya. Oleh karena itu, keberadaan dan kesehatan populasi buaya sering dijadikan sebagai indikator awal untuk mendeteksi kerusakan lingkungan akibat pencemaran.

BACA JUGA: Akibat Panen Terus Turun, Petani Sekitar Tambang Kini Jualan Pinggir Jalan

Menjaga Sumber Air Saat Musim Kemarau

Saat musim kemarau, buaya sering mempertahankan sumber-sumber air dari hewan darat. Secara tidak langsung, perilaku buaya ini membantu menjaga keberlangsungan kehidupan berbagai spesies yang bergantung pada sumber air tersebut.

Itu tadi beberapa fungsi penting buaya di ekosistem air tawar sehingga harus kita lestarikan.