Investor
Jumat, 25 September 2026 12:30 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA — Harga emas batangan Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami penurunan pada Jumat, 25 September 2026. Harga emas tercatat turun Rp15.000 per gram menjadi Rp2.590.000, dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.605.000 per gram.
Penurunan yang lebih besar terjadi pada harga buyback Logam Mulia. Harga pembelian kembali emas turun Rp20.000 per gram, dari Rp2.435.000 menjadi Rp2.415.000 per gram. Dengan perubahan tersebut, terdapat selisih sebesar Rp175.000 per gram antara harga jual emas dan harga buyback pada hari ini.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Jumat, 25 September 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.345.000 |
| 1 gram | Rp2.590.000 |
| 2 gram | Rp5.130.000 |
| 3 gram | Rp7.670.000 |
| 5 gram | Rp12.725.000 |
| 10 gram | Rp25.385.000 |
| 25 gram | Rp63.337.000 |
| 50 gram | Rp126.595.000 |
| 100 gram | Rp253.112.000 |
| 250 gram | Rp632.265.000 |
| 500 gram | Rp1.264.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.528.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, Butik Pulo Gadung, 25 September 2026
Buyback Turun Lebih Dalam, Spread Kembali Melebar ke Rp175.000
Dua hari berturut buyback turun lebih dalam dari harga jual — kemarin selisih Rp5.000, hari ini selisih Rp5.000 lagi. Spread melebar dari Rp170.000 kemarin ke Rp175.000 hari ini, pelebaran dua hari berturut yang total Rp10.000 dari Rp165.000 yang bertahan selama lima hari pasca The Fed.
Meski melebar, Rp175.000 masih jauh dari level terburuk 2026. Tapi arahnya perlu dicermati — jika pola buyback turun lebih dalam terus berlanjut pekan depan, spread bisa kembali mendekati Rp200.000. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 6,8%.
Dua Hari Beruntun Turun, Harga Terendah Sejak Pertengahan Juli 2026
Total koreksi dua hari ini mencapai Rp40.000 per gram — dari Rp2.630.000 pada Rabu ke Rp2.590.000 hari ini. Harga Rp2.590.000 adalah level terendah sejak pertengahan Juli 2026, menembus kembali ke bawah titik terendah Agustus di Rp2.599.000 yang sebelumnya menjadi support kuat.
Secara mingguan, emas Antam menutup pekan ini turun Rp40.000 dari pembukaan Senin di Rp2.628.000 — kinerja mingguan terburuk sejak awal September 2026. Dari puncak Agustus di Rp2.750.000 pada 26 Agustus 2026, total koreksi kini mencapai Rp160.000 per gram. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak kembali ke Rp269.000 per gram atau sekitar 9,4%.
PCE AS Lebih Tinggi dari Ekspektasi, Pemangkasan November Semakin Tidak Pasti
Data PCE inflasi AS yang dirilis semalam menjadi pemicu utama koreksi dua hari ini. Inflasi PCE inti AS tercatat lebih tinggi dari ekspektasi pasar — sinyal bahwa inflasi belum sepenuhnya terkendali meski The Fed sudah memulai siklus pemangkasan suku bunga.
Data ini langsung mengguncang ekspektasi pasar: peluang pemangkasan The Fed November 2026 di pasar swap suku bunga turun dari kisaran 55% menjadi sekitar 40% — untuk pertama kalinya sejak pemangkasan September, pasar kini lebih banyak memperkirakan The Fed menahan daripada memangkas di November.
Dolar AS menguat dan harga emas spot global tertekan, efek yang langsung tercermin di harga Logam Mulia pagi ini. Memasuki pekan depan, tidak ada rilis data besar dari AS yang bisa mengubah ekspektasi secara dramatis sebelum data ketenagakerjaan NFP pada awal Oktober.
Selama ekspektasi pemangkasan November tetap di bawah 50%, tekanan pada harga emas Antam kemungkinan masih akan berlanjut di kisaran Rp2.570.000 hingga Rp2.600.000.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Chrisna Chanis Cara pada 25 Sep 2026