Saham
Senin, 28 September 2026 14:52 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA – Sejumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membagikan dividen kepada para pemegang saham pada Oktober 2026. Nilai dividen yang diberikan berbeda-beda, dengan kisaran mulai dari Rp1,42 hingga Rp406,16 per saham.
Mengacu pada data dalam infografis Dream Stock, terdapat beberapa saham yang masuk dalam jadwal pembagian dividen pada Oktober 2026. Sejumlah emiten di antaranya tercatat memiliki dividend yield yang relatif tinggi jika dihitung berdasarkan harga saham terakhir yang menjadi acuan.
Dividend yield adalah rasio yang menunjukkan perbandingan antara besaran dividen per saham dengan harga saham. Semakin tinggi persentase dividend yield, semakin besar pula nilai dividen yang diperoleh jika dibandingkan dengan harga saham yang digunakan sebagai dasar perhitungan.
Dari daftar tersebut, BSSR, KKGI, HEXA, dan VICO mencatat dividend yield indikatif paling tinggi. Namun, investor juga perlu memperhatikan cum date karena setelah tanggal tersebut saham diperdagangkan tanpa hak atas dividen.
Berikut sejumlah saham dalam daftar yang memiliki jadwal pembayaran dividen pada Oktober 2026:
Sementara itu, PSAB dan DKFT juga tercantum dalam infografis, tetapi pembayaran dividennya dijadwalkan pada September 2026 sehingga tidak masuk sebagai pembayaran dividen Oktober.
Baca juga : Tergerus Lagi, Emas Antam Tembus Harga Terendah Sejak Pertengahan Juli
PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mencatat dividend yield indikatif paling tinggi di antara saham dengan pembayaran dividen pada Oktober berdasarkan data dalam infografis. BSSR membagikan dividen sebesar Rp406,16 per saham, sedangkan harga terakhir yang tercantum berada di level Rp5.375.
Perhitungannya:
Rp406,16 ÷ Rp5.375 × 100% = sekitar 7,56%
Dengan demikian, dividend yield indikatif BSSR mencapai sekitar 7,56%. Jadwal dividen BSSR dalam data tersebut adalah,
Di posisi berikutnya terdapat PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI). KKGI membagikan dividen sebesar Rp20 per saham dengan harga terakhir Rp306. Berdasarkan perhitungan sederhana, dividend yield indikatifnya mencapai sekitar 6,54%.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Berdasarkan tanggal saat ini, cum date KKGI sudah terlewati. Artinya, investor yang baru membeli saham KKGI setelah cum date tersebut tidak memperoleh hak atas dividen yang tercantum dalam jadwal.
PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) menjadi emiten lain dengan dividend yield yang cukup besar. HEXA membagikan dividen sebesar Rp236,35 per saham. Dengan harga terakhir Rp3.940, dividend yield indikatifnya mencapai sekitar 6%.
Dengan cum date pada 25 September 2026, jadwal tersebut menjadi salah satu tanggal penting bagi investor yang mengejar hak atas dividen HEXA.
Baca juga : IHSG Dibuka Naik 0,26 Persen, Cek Saham Katalisnya
Berikutnya ada PT Victoria Investama Tbk (VICO) yang membagikan dividen sebesar Rp8 per saham. Dengan harga terakhir Rp173, dividend yield indikatif VICO mencapai sekitar 4,62%.
Selain empat saham dengan yield terbesar tersebut, terdapat beberapa emiten lain dalam daftar:
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) membagikan dividen Rp5 per saham dengan harga terakhir Rp218.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membagikan dividen Rp66 per saham dengan harga terakhir Rp4.090.
Karena cum date BMRI telah berlalu, investor yang membeli saham setelah tanggal tersebut tidak mendapatkan hak atas dividen.
PT Trisula International Tbk (TRIS) membagikan dividen Rp2,27 per saham dengan harga terakhir Rp174.
Baca juga : Soal Akuisisi BYAN, JARR Bantah Beri Pendanaan
PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) membagikan dividen Rp1,42 per saham dengan harga terakhir Rp610.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Muhammad Imam Hatami pada 28 Sep 2026