#lebaran
Rabu, 11 Maret 2026 13:35 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA – Program mudik gratis yang digelar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada tahun 2026 masih membuka pendaftaran. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa perlu mengeluarkan biaya transportasi menjelang perayaan Idulfitri.
Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan kepadatan lalu lintas selama periode arus mudik. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menjadi pilihan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, pemerintah menyediakan ribuan tiket mudik gratis menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kereta api, hingga kapal laut. Selain membantu masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi yang kerap memicu kemacetan panjang di jalur-jalur utama mudik.
Kemenhub menyiapkan ratusan armada bus serta layanan kereta api dan kapal laut untuk mengangkut puluhan ribu pemudik menuju berbagai kota tujuan di Indonesia. Pendaftaran mudik gratis tersebut ditutup pada 15 Maret 2026, dengan total kuota sebesar 15.834 penumpang.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, antara lain:
Masyarakat dapat mengikuti program ini dengan melakukan pendaftaran secara daring melalui beberapa langkah berikut:
Program mudik gratis Kemenhub melayani berbagai rute perjalanan ke sejumlah kota di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatra. Beberapa kota tujuan yang tersedia antara lain:
Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.
Dengan memanfaatkan transportasi umum yang disediakan, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, serta membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Maharani Dwi Puspita Sari pada 10 Mar 2026