Apa Itu ‘Surrogate Mother’ yang Dilakukan Meghan Trainor?

Kamis, 22 Januari 2026 11:32 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Editor:Justina Nur Landhiani

Apa Itu ‘Surrogate Mother’ yang Dilakukan Meghan Trainor?
Apa Itu ‘Surrogate Mother’ yang Dilakukan Meghan Trainor? (instagram.com/meghantrainor)

JAKARTA — Baru-baru ini warganet di media sosial ramai membicarakan soal Meghan Trainor yang diketahui menyambut kelahiran putrinya, Mikey Moon melalui ibu pengganti (surrogate) pada Minggu, 18 Januari 2026 lalu.

Hal itu diketahui lewat unggahan akun Instagram Meghan Trainor yang mengumumkan kabar bahagia tersebut pada 20 Januari 2026.

“Putri kecil kami, Mikey Moon Trainor, akhirnya hadir di dunia berkat ibu pengganti kami yang luar biasa dan penuh kekuatan. Kami sangat berterima kasih kepada semua dokter, perawat, dan tim yang mewujudkan mimpi ini,” tulis Meghan dalam unggahan foto keluarga mereka. “Kami menjalani banyak diskusi dengan para dokter, dan ini adalah cara paling aman bagi kami untuk terus menumbuhkan keluarga.”

Seperti yang dilansir dari People, menurut penyanyi pelantun lagu berjudul ‘All About That Bass’  tersebut, ibu penggantinya atau surrogate mother-nya adalah seseorang yang tulus, kuat, dan penuh kasih. Ia juga mengakui bahwa ia bersyukur atas perhatian serta cinta kasih yang diberikan ibu penggantinya kepada putrinya.

Unggahan akun Instagram Meghan Trainor yang menyambut kelahiran putrinya, Mikey Moon melalui ibu pengganti (surrogate mother) pada Minggu, 18 Januari 2026 lalu.

Lalu, apa sebenarnya surrogate mother atau ibu pengganti ini? Simak penjelasan berikut.

BACA JUGA: Ahli Ungkap Manfaat Tren Makanan Kukusan yang Makin Digemari

Apa Itu Surrogate Mothers atau Ibu Pengganti?

Dilansir dari WebMD, ibu pengganti atau surrogate mothers adalah perempuan yang mengandung dan melahirkan bayi untuk seseorang atau pasangan yang ingin memiliki anak tapi tidak bisa. 

Dalam beberapa kasus, ibu pengganti tidak menerima bayaran, atau yang disebut sebagai surogasi altruistik. Meski begitu, praktik ibu pengganti atau surrogate ini lebih kerap dilakukan dengan perjanjian tertulis dan menggunakan biaya tertentu sehingga dikenal sebagai surogasi komersial.

Baik berbayar atau tidak, ada dua jenis ibu pengganti yang utama, yaitu ibu pengganti tradisional (menyumbangkan sel telurnya sendiri untuk dibuahi secara buatan dengan sperma ayah biologis), dan ibu pengganti gestasional (tidak memiliki hubungan genetik dengan bayi karena ibu pengganti tidak menyumbangkan sel telur).

Biasanya, kehamilan pada surogasi gestasional terjadi melalui proses bayi tabung atau IVF, yang meliputi tiga tahapan, yaitu:

  1. Dokter mengambil sel telur dari ibu atau donor.
  2. Sel telur dibuahi dengan sperma ayah atau donor.
  3. Embrio dimasukkan ke dalam rahim ibu pengganti gestasional.

Di Amerika Serikat, surogasi gestasional cenderung lebih sederhana secara hukum dibandingkan surogasi tradisional karena salah satu orang tua biasanya memiliki hubungan genetik dengan bayi.

Alasan Medis Mengapa Perempuan Memilih Praktik Surogasi dengan Ibu Pengganti

Praktik surogasi ini dapat dipertimbangkan jika perempuan memiliki kondisi seperti:

  • Rahim yang diangkat akibat histerektomi atau operasi lain
  • Kelainan bentuk rahim
  • Miom besar atau banyak
  • Jaringan parut pada rongga rahim
  • Penyakit yang membuat kehamilan berisiko, seperti penyakit jantung atau ginjal berat
  • Keguguran berulang

Praktik Surogasi di Indonesia

Meski praktik ini bisa terjadi di beberapa negara bagian di Amerika Serikat, sebetulnya praktik surrogate mothers tidak diperbolehkan di Indonesia karena bertentangan dengan UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009. 

Undang-undang tersebut mengatur bahwa upaya terjadi kehamilan di luar cara alamiah hanya bisa dilakukan oleh pasangan suami istri sah saja.

Itu tadi penjelasan mengenai praktik surogasi atau surrogate mother (ibu pengganti) yang dilakukan oleh Meghan Trainor.