Kementerian Keuangan RI
Senin, 30 Maret 2026 15:40 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Kartu kredit merupakan salah satu metode pembayaran yang kini semakin memudahkan transaksi, apalagi transaksi digital. Namun, bisa jadi kartu kredit justru jadi ‘senjata makan tuan’ karena tidak digunakan dengan bijak.
Banyak orang yang merasa aman ketika bertransaksi tanpa uang tunai karena seolah tidak mengeluarkan uang banyak. Padahal, setiap kartu kredit yang tergesek, tetap jadi tagihan yang harus dibayar di akhir periode.
Ketika Anda tidak mengontrol kebiasaan tersebut, pengeluaran Anda bisa membengkak dan akhirnya mengganggu kondisi keuangan.
BACA JUGA: 5 Cara Bijak Gunakan Paylater Saat Uang Ludes Usai Lebaran
Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menggunakan kartu kredit secara lebih cermat dan terencana, dengan menyimak tipsnya seperti berikut.
Seperti yang dilansir dari DBS, anggaplah kartu kredit bukan sebagai pengganti gaji Anda. Pastikan Anda mengingat bahwa semua transaksi harus dibayar sehingga Anda hanya boleh menggunakan kartu kredit untuk pengeluaran yang sudah masuk dalam anggaran bulanan.
Sebaiknya Anda hanya menggunakan kartu kredit hingga sekitar 30-40% dari limit. Jumlah tersebut selain lebih aman untuk cashflow Anda, tapi juga akan mencegah Anda agar tidak kalap saat berbelanja.
BACA JUGA: 7 Cara Kelola Keuangan Setelah Lebaran Agar Tetap Stabil
Usahakan Anda selalu membayar tagihan secara penuh. Mungkin memang diperbolehkan untuk membayar minimum, tapi hal itu bisa menimbulkan bunga sehingga tagihannya jadi semakin membengkak.
Sering kali Anda mengeluarkan uang lebih banyak saat menggunakan kartu kredit bukan karena boros, tapi karena lupa jadwal bayar.
Maka dari itu, penting untuk mencatat reminder di kalender atau aktifkan notifikasi agar tidak telat bayar.
BACA JUGA: Punya Uang Rp100 Juta di Usia 25, Realistis atau Tidak?
Setiap promosi yang diberikan oleh merchant atau toko mungkin menarik. Akan tetapi, tetaplah bijak menggunakan kartu kredit sesuai kebutuhan, bukan sekadar tergoda karena diskon.
Percuma terkesan hemat karena dapat diskon, kalau akhirnya Anda tetap membeli barang yang tidak diperlukan.
Cicilan termasuk yang 0% bisa membantu Anda untuk melakukan pembelian besar. Akan tetapi, pastikan pembelian yang dilakukan tidak membebani pengeluaran bulanan.
Selain itu, semakin lama tenor, semakin lama juga komitmen Anda untuk membayar cicilan.
Biasakan untuk rutin mengecek transaksi secara berkala. Hal ini penting dilakukan untuk mengontrol pengeluaran sekaligus mendeteksi jika ada transaksi yang mencurigakan.
Itu tadi beberapa cara bijak menggunakan kartu kredit untuk pemula agar tidak boncos.