mobil
Jumat, 06 Maret 2026 13:44 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Mudik memang bisa jadi perjalanan yang panjang dan melelahkan, apalagi jika mudik menggunakan mobil pribadi. Tidak jarang, para pengendara menggunakan mobil seperti sebuah tempat penyimpanan dan meninggalkan berbagai barang di dalam mobil demi kepraktisan selama perjalanan.
Padahal, ada beberapa benda yang sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di dalam mobil karena berisiko mengalami kerusakan, berbahaya atau bahkan mengundang tindak kejahatan.
Oleh karena itu, penting bagi Anda yang pemudik untuk lebih cermat terhadap barang-barang yang ditinggalkan di dalam mobil, seperti berikut ini.
BACA JUGA: 5 Barang yang Harus Disiapkan Sekarang Jika Mudik Naik Mobil
Dilansir dari Reader’s Digest, sebagian besar obat sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Sementara itu, suhu di dalam mobil jarang stabil seperti suhu ruangan, kecuali jika Anda sedang berkendara dengan AC menyala.
Panas mungkin tidak langsung membuat obat menjadi berbahaya, tetapi dapat mengurangi efektivitasnya sehingga obat tidak bekerja dengan baik.
Perangkat seperti laptop, ponsel, dan flash drive sering menyimpan banyak data penting yang bisa dicuri jika ditinggalkan di dalam mobil. Selain itu, barang-barang ini juga mahal untuk diganti.
Tidak hanya itu, suhu panas yang terperangkap di dalam mobil juga tidak baik bagi perangkat elektronik karena dapat merusaknya. Jika terpaksa meninggalkan laptop atau ponsel di mobil (yang sebenarnya tidak disarankan), pastikan data di dalam perangkat tersebut dienkripsi
BACA JUGA: 7 Belanja yang Harus Dikurangi Saat Ramadan In This Economy
Bahan aktif dalam sunscreen dapat rusak jika terkena suhu panas tinggi. Menyimpan sunscreen di mobil pada hari yang panas dapat membuatnya kurang efektif, sehingga Anda mungkin merasa sudah terlindungi padahal sebenarnya tidak.
Paparan sinar matahari bisa menyebabkan kulit terbakar hingga meningkatkan risiko kanker kulit, jadi sunscreen perlu disimpan dengan benar. Bahkan saat di pantai atau kolam renang, disarankan untuk menutupnya dengan handuk.
Tidak hanya itu, jika Anda menyimpan botol sunscreen di mobil, dikhawatirkan bisa meledak di dalam mobil karena panas dan membuat interior mobil menjadi kotor.
Beberapa penelitian mengaitkan bahan kimia seperti BPA dan phthalates dalam botol plastik dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk kanker dan penyakit jantung. Jika botol air terkena panas matahari di dalam mobil, bahan kimia tersebut serta mikroplastik bisa larut ke dalam air.
Selain itu, jika botol sudah dibuka dan sebagian airnya diminum, bakteri juga bisa berkembang ketika botol disimpan lama di dalam mobil. Karena itu, perhatikan tanggal kedaluwarsa air minum dan hindari meninggalkannya di mobil agar tetap bersih dan aman.
Meninggalkan tas atau dompet di tempat yang terlihat jelas di dalam mobil dapat menarik perhatian pencuri, bahkan jika pintu mobil sudah dikunci atau barang berharga sudah diambil dari dalam tas.
Anda boleh menggunakan tempat kacamata di mobil saat berkendara, tetapi jangan meninggalkannya di sana setelah sampai tujuan. Suhu panas dapat membuat bingkai plastik berubah bentuk dan bingkai logam menjadi terlalu panas untuk dipakai.
Lensa kacamata juga bisa berubah bentuk sehingga mengganggu penglihatan dan membuatnya harus diperbaiki atau diganti.
Selain itu, meninggalkan kacamata di dashboard bahkan lebih berisiko karena kaca depan mobil bisa memantulkan sinar matahari seperti kaca pembesar yang memperparah panas atau bahkan berisiko menimbulkan percikan api.
Jika Anda membawa dokumen pribadi seperti transkrip sekolah atau dokumen pajak yang ingin dihancurkan atau dikirim, sebaiknya segera diselesaikan.
Menyimpan dokumen tersebut di mobil saat Anda melakukan aktivitas lain dapat membuat informasi pribadi mudah dicuri jika mobil dibobol. Makanya, jika dokumen tersebut tidak benar-benar perlu berada di mobil, lebih baik simpan saja di rumah atau di kantor.
BACA JUGA: Catat! Ini 6 Tol Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Itu tadi beberapa barang yang sebaiknya tidak Anda tinggal di mobil saat mudik jelang Lebaran.