Uang
Kamis, 05 Februari 2026 14:56 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Jarang disadari, rumah sering kali mencerminkan siapa kita dan bagaimana kondisi hidup kita sebenarnya, baik secara emosional maupun finansial.
Barang-barang yang kita simpan di ruangan pribadi seperti kamar juga bisa jadi suatu pertunjuk adanya masalah tersembunyi, mulai dari hubungan, identitas diri, hingga keuangan.
Seperti yang Anda tahu, masalah finansial dapat memicu tekanan psikologis. Jika Anda melihat beberapa tanda tertentu di rumah seseorang lewat adanya barang-barang ini, besar kemungkinan kondisi keuangan mereka sedang tidak baik-baik saja.
BACA JUGA: Menguak Alasan WHV Australia Jadi Favorit Pekerja Muda
Inilah barang-barang di rumah yang bisa menandakan kondisi finansial seseorang yang sedang memburuk, seperti yang dirangkum dari Your Tango.
Seseorang yang sering belanja online secara impulsif justru kerap merasa bersalah ketika barangnya datang. Akibatnya, kotak-kotak paket tersebut dibiarkan menumpuk begitu saja tanpa dibuka.
Meski awalnya aktivitas belanja dilakukan untuk mengatasi stres, rasa bersalah dan tekanan finansial akibat belanja impulsif justru membuat kondisi semakin memburuk.
Oleh karena itu, jika Anda melihat banyak kotak paket belum dibuka di rumah seseorang, bisa jadi ia sedang kewalahan secara ekonomi.
Tumpukan amplop surat dari bank atau perusahaan kartu kredit yang dibiarkan tertutup biasanya jadi suatu pertanda bahwa seseorang sedang kesulitan membayar tagihan.
Orang yang memiliki hal itu di rumahnya bukan hanya sedang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, tapi juga mungkin sudah menghabiskan uang yang sebenarnya tidak mereka miliki.
Kebiasaan menghindari membuka tagihan menandakan masalah keuangan yang lebih serius daripada yang terlihat.
BACA JUGA: 7 Kebiasaan Kelas Menengah yang Cuma Pura-pura Kaya
Seseorang yang selalu mengejar pengakuan sosial sering kali menghabiskan tabungannya atau seluruh uangnya untuk memiliki barang-barang mahal demi status, meski kondisi finansialnya rapuh.
Mereka rela mempertaruhkan keamanan keuangannya demi terlihat sukses. Padahal, mengaitkan harga diri dengan uang justru berdampak buruk pada kebahagiaan dan kesehatan mental.
Jika Anda melihat seseorang tetap mempertahankan mesin cuci, perabot, atau peralatan lainnya rusak begitu saja, itu bisa jadi tanda masalah keuangan.
Orang yang tidak bijak secara finansial cenderung menunda melakukan perawatan barang penting demi melakukan pengeluaran yang lebih instan dan menyenangkan.
Kenaikan harga barang dan inflasi memang dapat membuat harga kebutuhan pokok seperti bahan pangan jadi mahal dan sulit dipenuhi setiap hari oleh banyak orang.
Oleh karena itu, jika Anda melihat banyak makanan kedaluwarsa di rumah seseorang, itu artinya mereka sedang kesulitan mengatur keuangan atau bahkan mengalami tekanan finansial yang berkepanjangan.
BACA JUGA: Sering Dianggap Wajar, 7 Pengeluaran Ini Bikin Rugi!
Mengajukan pengembalian barang memang wajar untuk dilakukan. Akan tetapi, jika ada banyak barang yang sengaja dibeli lalu menunggu di-refund demi mendapat uang kembali, itu bisa jadi tanda mereka mengalami masalah keuangan.
Menjadikan metode refund sebagai penyelamat uang belanja adalah sinyal bahaya finansial.
Daripada memperbaiki listrik atau menambah stop kontak, orang yang kesulitan finansial justru lebih memilih solusi sementara. Mereka bisa jadi menyebar kabel sambungan di seluruh rumah demi mendapatkan akses listrik karena enggan atau tidak mampu mengeluarkan biaya untuk perbaikan yang penting dilakukan.
Biasanya, mereka sekarang sudah hidup dari gaji ke gaji sehingga pengeluaran besar seperti biaya perbaikan tersebut akan terasa terlalu berat.
Itu tadi beberapa barang di rumah yang bisa menandakan seseorang yang sedang mengalami kesulitan keuangan.