QRIS
Selasa, 06 Oktober 2026 19:57 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Fitur bayar otomatis atau autopay memang memudahkan kita untuk membayar tagihan sekaligus cara yang praktis untuk mengelola keuangan setiap bulan.
Seperti yang dilansir dari Reader’s Digest, autopay adalah suatu sistem pembayaran otomatis yang memungkinkan perusahaan menarik dana langsung dari rekening bank atau membebankan pembayaran ke kartu kredit sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk membayar tagihan dan pengeluaran.
Fitur ini memang awalnya dibuat untuk mempermudah pembayaran tagihan yang sifatnya rutin. Meski praktis, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan tagihan mana yang akan dibayar secara otomatis.
BACA JUGA: 13,3 Juta Pekerja Dapat BSU Rp900.000, Ini Syarat dan Cara Mencairkannya
Mengutip dari Reader’s Digest, Dana Marineau, mantan Wakil Presiden Komunikasi dan Merek Credit Karma, mengatakan bahwa jika seseorang tidak yakin mampu membayar tagihan secara penuh, sebaiknya tidak menggunakan autopay.
Maka dari itu, kamu tak perlu menerapkan penggunaan pembayaran otomatis untuk tagihan berikut ini.
Langganan majalah tahunan atau layanan streaming bulanan seperti Netflix sebaiknya tidak langsung diatur menggunakan autopay.
Pasalnya, kamu bisa lupa bahwa layanan tersebut masih aktif dan terus membayar meski sudah tidak menggunakan atau membutuhkannya.
Pastikan juga untuk rutin mengecek kembali seluruh layanan berlangganan yang digunakan dan memastikan tidak ada layanan yang sebenarnya sudah tidak diperlukan.
BACA JUGA: 5 Cara Self Reward Tanpa Membuat Isi Dompet Terkuras Habis
Tagihan seperti listrik, gas, atau kebutuhan utilitas lainnya sebaiknya tidak menggunakan autopay jika nominalnya berubah-ubah setiap bulan.
Menurut Rikin Shah, penasihat keuangan sekaligus CEO GetSure, penggunaan dan tarif utilitas dapat mengalami perubahan sehingga tagihan bulan ini belum tentu sama dengan bulan berikutnya.
Kondisi tersebut biasanya semakin terasa pada musim kemarau saat penggunaan pendingin udara meningkat.
Selain itu, kesalahan dalam tagihan utilitas juga bisa terjadi. Dengan memeriksa tagihan secara rutin, kamu dapat segera mengetahui jika ada nominal yang tidak sesuai sebelum pembayaran dilakukan.
BACA JUGA: 7 Cara Menabung Harian yang Efektif Mengoptimalkan Keuangan
Tagihan internet mungkin terlihat seperti pengeluaran tetap setiap bulan sehingga dianggap aman untuk menggunakan pembayaran otomatis. Namun, kamu tetap perlu berhati-hati.
Harga layanan internet tidak sepenuhnya diatur pemerintah, sehingga penyedia layanan dapat menaikkan harga. Karena itu, periksa tagihan setiap bulan untuk memastikan nominal yang dibayarkan masih sesuai dengan perkiraan.
Tagihan kartu kredit tidak harus dibayar dengan sistem autopay karena belum tentu kondisi keuanganmu memungkinkan untuk membayar seluruh tagihan sekaligus.
Oleh karena itu, penting untuk memahami transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit dan memastikan penggunaannya tetap sesuai dengan kemampuan finansial.
Pengelolaan kartu kredit yang baik merupakan bagian penting dari kesehatan keuangan pribadi. Jangan sampai pembayaran otomatis membuatmu lupa mengecek jumlah transaksi dan total tagihan setiap bulan.
BACA JUGA: 5 Cara Menghadapi Inflasi Agar Keuangan Tetap Terjaga
Berbagai jenis keanggotaan, seperti keanggotaan gym, toko grosir, atau kebun binatang, juga sebaiknya tidak langsung menggunakan autopay.
Banyak layanan keanggotaan menerapkan sistem perpanjangan otomatis. Akibatnya, tanpa disadari, keanggotaan bisa kembali diperpanjang untuk satu tahun berikutnya meski kamu sudah tidak ingin menggunakan layanan tersebut.
Itu tadi beberapa tagihan yang sebaiknya tidak kamu bayar menggunakan fitur autopay atau fitur pembayaran otomatis.