5 Cara Lindungi Keuangan Saat Inflasi Tinggi, Jangan Panik!

Senin, 04 Mei 2026 09:29 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Editor:Justina Nur Landhiani

5 Cara Lindungi Keuangan Saat Inflasi Tinggi, Jangan Panik!
5 Cara Lindungi Keuangan Saat Inflasi Tinggi, Jangan Panik! (freepik.com/drobotdean)

JAKARTA — Ketika inflasi tinggi atau melonjak, Anda akan merasa nilai mata uang rupiah kita jadi melemah, sehingga harga kebutuhan pokok sehari-hari ikut naik dan akhirnya membebani keuangan.

Namun, sudah jadi kewajiban bagi kita untuk bisa menyesuaikan keuangan dengan kondisi saat ini, agar dampaknya ke pengeluaran rumah tangga bisa dikurangi.

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melindungi keuangan ketika inflasi melonjak.

BACA JUGA: Strategi Atur Gaji Rp2 Juta Agar Finansial Tetap Aman In This Economy

Tips Menjaga Keuangan Tetap Aman Saat Inflasi Tinggi

Evaluasi Tabungan

Evaluasi Tabungan

Tempat Anda menyimpan uang sangat berpengaruh terhadap nilai uang di masa depan. Oleh karena itu, pastikan Anda menyimpan dana di rekening tabungan yang memberikan bunga agar jumlah tabungan Anda bisa terus bertambah.

Jika ada uang yang dalam waktu dekat tidak digunakan, Anda bisa mempertimbangkan untuk disimpan di deposito atau produk serupa. Biasanya, imbal hasil yang akan Anda dapatkan lebih tinggi daripada tabungan biasa.

BACA JUGA: 5 Jurusan Ini Tingkat Penganggurannya Tinggi, Jangan Asal Pilih!

Catat dan Pantau Pengeluaran

Catat dan Pantau Pengeluaran

Ketika harga-harga kebutuhan sehari-hari mengalami kenaikan, penting untuk selalu berhemat. Catat setiap pengeluaran Anda, agar Anda tahu ke mana uang pergi dan pengeluaran mana yang bisa dikurangi.

Coba cek kembali mutasi rekening atau kartu kredit selama beberapa bulan terakhir, lalu evaluasi pengeluaran Anda. Contohnya, apakah layanan streaming yang selama ini dibeli sering dipakai atau tidak, apakah sering makan di luar rumah daripada masak sendiri, apakah Anda bayar gym tapi tidak sering digunakan.

Mengurangi pengeluaran seperti ini mungkin terasa sepele, tapi cukup untuk membantu meringankan beban keuangan.

BACA JUGA: 18 Jurusan Kreatif dengan Gaji Tertinggi di Bidang Paling Dibutuhkan

Prioritaskan untuk Melunasi Utang yang Berbunga Lebih Tinggi

Prioritaskan untuk Melunasi Utang yang Berbunga Lebih Tinggi

Ketika inflasi naik, suku bunga pada umumnya juga ikut mengalami kenaikan. Hal ini akan membuat biaya pinjaman yang Anda miliki jadi lebih mahal.

Hal yang paling terasa biasanya adalah biaya kartu kredit. Oleh karena itu, jika Anda punya utang kartu kredit, bunganya bisa semakin besar.

In this economy, sebaiknya Anda fokus melunasi utang jenis ini dan kalau bisa Anda bayar penuh setiap bulan.

Pertimbangkan Mengambil KPR dengan Bunga Fleksibel

Pertimbangkan Mengambil KPR dengan Bunga Fleksibel

Seperti yang dilansir dari UNFCU, ketika suku bunga tinggi, ada keuntungan tersendiri ketika Anda memilih KPR dengan bunga yang bisa berubah atau adjustable rate.

Hal ini karena pada KPR dengan bunga tetap suku bunganya tidak berubah sampai masa pinjaman selesai. Jadi, kalau suku bunganya tidak turun, Anda tidak akan ikut merasakan manfaatnya.

Sementara pada KPR bunga fleksibel, bunga bisa turun ketika kondisi pasar membaik. Meski masih ada kemungkinan untuk naik, biasanya tetap ada batas maksimal kenaikan sehingga tetap terkendali.

BACA JUGA: Jangan Salah Pilih, Cek 8 Hal Ini Sebelum Daftar CPNS!

Manfaatkan Program Reward

Manfaatkan Program Reward

Ketika inflasi tinggi, pengeluaran biasanya akan meningkat. Akan tetapi, kamu bisa ‘mengimbangi’ hal ini dengan menggunakan kartu kredit yang menawarkan reward seperti cashback dan point. 

Hal penting yang harus Anda ingat adalah Anda harus membayar tagihan secara penuh setiap bulan agar tidak terkena bunga tambahan.

BACA JUGA: PHK Massal Startup Indonesia, Masih Layak Jadi Kantor Impian?

Itu tadi beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga keuangan tetap aman saat inflasi naik tinggi. Jangan panik!