Bioskop
Kamis, 10 September 2026 14:49 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Polusi udara saat ini masih jadi salah satu persoalan lingkungan yang harus dihadapi oleh warga dari berbagai kota di dunia, termasuk Indonesia.
Tingginya konsentrasi polutan seperti PM2.5 dan PM10 dalam udara tidak hanya akan membuat kualitas udara jadi memburuk, tapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi warga yang terpapar polutan tersebut setiap hari.
Perlu diketahui bahwa kondisi kualitas udara di setiap kota di berbagai negara berbeda-beda. Hal itu bisa dipengaruhi oleh kepadatan kendaraan, pembakaran bahan bakar fosil, kondisi cuaca, aktivitas industri, hingga kondisi geografis.
BACA JUGA: 5 Cara Mengatasi Polusi Udara di Dalam Rumah, Jangan Diabaikan!
Maka dari itu, penting untuk mengetahui kualitas udara setiap hari agar bisa mengantisipasi dan membawa alat pelindung yang sesuai sehingga kesehatan semakin terjaga.
Lalu, kota mana saja yang memiliki tingkat polusi udara paling tinggi di dunia pada 2026 per Kamis, 10 September 2026? Simak penjelasan berikut ini.
BACA JUGA: Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di Dalam Rumah, Ini 6 Penyebabnya!
AQI adalah skala angka yang bisa digunakan untuk menerjemahkan data tentang polusi udara menjadi sebuah informasi yang lebih mudah dipahami masyarakat.
Dengan melihat skor AQI, kita juga bisa melihat tingkat risiko kualitas udara terhadap kesehatan dengan mengelompokkan kualitas udara ke dalam berbagai kategori seperti Baik, Sedang, Buruk, Tidak Sehat, Sangat Tidak Sehat, hingga Berbahaya.
Sebagian besar sistem AQI memantau beberapa polutan utama, seperti:
BACA JUGA: Cara Mudah Cek Kualitas Udara, Praktis Bisa Langsung Lewat HP!
Namun, cara setiap polutan dihitung dan diinterpretasikan dapat berbeda di setiap negara. Setelah itu, nilai sub-indeks tertinggi dari polutan yang diukur akan menjadi nilai AQI di suatu wilayah.
Sedangkan standar AQI-US, digunakan di Amerika Serikat ditetapkan oleh United States Environmental Protection Agency (US EPA) dan banyak dijadikan sebagai acuan di berbagai negara.
AQI-US lebih mengutamakan dampak polusi terhadap kesehatan dalam jangka pendek. Karena itu, sistem ini dapat menunjukkan perubahan yang cukup signifikan ketika terjadi lonjakan polusi udara.
Itu tadi beberapa kota di dunia yang paling tercemar polusi udara per Kamis, 10 September 2026 versi AQI.