4 Cara Mengenali Lowongan Kerja Palsu, Jangan Sampai Terjebak!

4 Cara Mengenali Lowongan Kerja Palsu, Jangan Sampai Terjebak! (Freepik.com/gpointstudio)

JAKARTA — Lowongan kerja palsu atau tawaran kerja palsu adalah suatu penawaran pekerjaan yang awalnya terlihat meyakinkan padahal ternyata tidak berasal dari perusahaan yang sah.

Biasanya, tawaran kerja palsu seperti ini dibuat hanya untuk memperdaya korban agar korban menyerahkan uang atau informasi pribadinya.

Sering kali, tawaran kerja atau lowongan kerja palsu datang melalui email, pesan singkat, atau panggilan telepon, sehingga pelaku dapat menyembunyikan identitas aslinya.

BACA JUGA: Sering Dikira Ramah Lingkungan, 3 Kebiasaan Ini Justru Berisiko!

Tidak hanya itu, perusahaan palsu terkadang melakukan proses wawancara melalui cara yang tidak resmi, seperti hanya melalui aplikasi chat atau pesan online.

Maka dari itu, penting untuk memahami bagaimana cara mengenali lowongan kerja palsu agar Anda tidak terjerat menjadi korbannya.

Cara Mengenali Tawaran Kerja Palsu

Cara Mengenali Tawaran Kerja Palsu

1. Periksa Iklan atau Informasi Lowongan Kerja dengan Teliti

Setelah Anda mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja tersebut, perhatikan apakah ada hal yang mencurigakan.

Jika ada satu atau dua tanda yang mencurigakan, belum tentu hal itu termasuk penipuan. Namun, jika ada banyak tanda yang muncul sekaligus, kemungkinan besar tawaran kerja tersebut tidak valid.

Berikut beberapa red flag dari lowongan kerja yang mengindikasikan tidak valid atau palsu, seperti yang dilansir dari Indeed.

BACA JUGA: 8 Jenis Musik yang Dapat Tingkatkan Fokus Saat Bekerja

  • Deskripsi pekerjaan terlalu umum atau tidak jelas.
  • Menawarkan gaji sangat tinggi padahal deskripsi pekerjaan terlihat mudah.
  • Pekerjaan serupa di lowongan kerja lainnya membutuhkan lulusan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  • Terdapat banyak kesalahan ejaan atau tata bahasa.
  • Perusahaan meminta informasi rekening bank.
  • Perusahaan tidak mengatur jadwal wawancara resmi.
  • Anda merasa tidak pernah melamar pekerjaan tersebut sebelumnya.

2. Cari Informasi tentang Perusahaan

Cari Informasi tentang Perusahaan

Jika perusahaan yang menawarkan pekerjaan tersebut tidak bisa ditemukan di situs-situs lowongan kerja populer, Anda tetap bisa melakukan riset sendiri dengan memeriksa apakah perusahaan memiliki website resmi, cek kualitas website tersebut, dan perhatikan apakah ada kesalahan ejaan atau huruf aneh yang tertera pada nama situs.

Selain itu, Anda bisa mengecek apakah di media sosial perusahaan tersebut aktif, informasi apa yang mereka tampilkan, dan apakah perusahaan lain atau media pernah menyebutkan mereka.

Jika perusahaan tersebut sama sekali atau hampir tidak memiliki jejak digital dan situsnya terlihat tidak profesional, kemungkinan besar tawaran kerja tersebut tidak terpercaya.

3. Minta Pendapat Orang Lain

Minta Pendapat Orang Lain

Jika Anda masih merasa ragu apakah lowongan kerja ini asli atau tidak, coba minta pendapat orang lain. Hal ini karena terkadang ketika kita sangat berharap mendapat pekerjaan, kita justru melewatkan beberapa pertanda mencurigakan dari lowongan kerja tersebut.

Tunjukkan informasi mengenai lowongan kerja ini kepada rekan kerja, teman, dan orang tua. Mereka bisa jadi punya pengalaman lebih banyak dalam mengenali tawaran kerja palsu.

4. Laporkan Lowongan Kerja Palsu

Laporkan Lowongan Kerja Palsu

Jika Anda sudah yakin bahwa lowongan kerja ini tidak asli, pertimbangkan untuk melaporkannya agar orang lain tidak ada yang jadi korban.

Anda bisa melaporkannya ke situs yang mengumpulkan laporan tentang perusahaan palsu, dan menghubungi lembaga pemerintah atau pihak berwenang terkait yang menangani penipuan atau aktivitas mencurigakan di internet.

BACA JUGA: 5 Jenis Modus Penipuan Lowongan Kerja, Jangan Terjebak!

Itu tadi beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengenali ciri-ciri lowongan kerja palsu agar tidak terjebak menjadi korban.

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories