15 Tanda-tanda Akan Terjadi Tanah Longsor, Waspada!

15 Tanda-tanda Akan Terjadi Tanah Longsor, Waspada! (bnpb.go.id)

JAKARTA — Baru-baru ini tepatnya pada Sabtu 24 Januari 2026, terjadi bencana alam tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi jawa Barat. Dilansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, peristiwa longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasirlangu, Kampung Babakan Cibudah. 

Material longsoran juga dilaporkan menimbun permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa serta warga terdampak. Tanah longsor berdampak pada 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, sementara jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan petugas di lapangan.

Seperti yang Anda ketahui, tanah longsor sangat berdampak bagi masyarakat. Rumah yang terkena longsor bisa tertimbun berbagai material mulai dari lumpur, tanah, hingga batangan pohon.

BACA JUGA: 9 Cara Membuat Rumah Siap Hadapi Bencana Alam, Jangan Sampai Terlambat!

Selain itu, tanah longsor juga berbahaya karena dapat menimbun manusia, apalagi yang saat itu tidak tahu kalau ada longsor.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda mengetahui apa saja tanda-tanda akan terjadi tanah longsor. Dengan mengenali tanda-tandanya lebih cepat, kita bisa segera mengambil tindakan pencegahan yang tepat dan menyelamatkan diri lebih awal.

BACA JUGA: Sinopsis Film The Great Flood, Kisah Perjuangan Manusia di Tengah Bencana Banjir Besar

Gejala atau Pertanda Akan Terjadi Bencana Tanah Longsor

Gejala atau Pertanda Akan Terjadi Bencana Tanah Longsor

Berikut beberapa tanda peringatan tanah longsor yang perlu diperhatikan, seperti yang dilansir dari laman Weather dan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI.

  1. Curah hujan yang tinggi selama berhari- hari
  2. Muncul pergerakan tanah.
  3. Terjadi perubahan pada kondisi lingkungan, seperti perubahan aliran air hujan di lereng (terutama di titik-titik tempat air mengalir dan berkumpul), pergerakan tanah, longsoran kecil, aliran lumpur, atau pohon yang semakin lama semakin miring.
  4. Pintu atau jendela mulai sulit dibuka atau macet, padahal sebelumnya tidak.
  5. Muncul retakan baru pada plester, keramik, batu bata, atau fondasi bangunan.
  6. Dinding luar, jalan setapak, atau tangga mulai terpisah atau menjauh dari bangunan.
  7. Muncul retakan yang semula kecil perlahan melebar di tanah atau permukaan beraspal seperti jalan dan garasi.
  8. Saluran utilitas bawah tanah rusak, seperti pipa atau kabel.
  9. Muncul tonjolan tanah di bagian bawah lereng.
  10. Air keluar dari permukaan tanah di lokasi baru yang sebelumnya tidak pernah basah.
  11. Pagar, tembok penahan, tiang listrik, atau pohon terlihat miring atau bergeser.
  12. Terdengar suara gemuruh pelan yang semakin lama semakin keras saat longsor mendekat.
  13. Permukaan tanah terlihat miring ke satu arah dan mulai bergerak mengikuti arah tersebut di bawah kaki.
  14. Terdengar suara tidak biasa, seperti pohon retak atau batu besar saling bertabrakan, yang bisa menjadi tanda material longsor sedang bergerak.
  15. Saat berkendara, terlihat aspal amblas, lumpur, bebatuan jatuh, atau tanda-tanda aliran material lainnya. Lereng di pinggir jalan sangat rentan mengalami longsor.

BACA JUGA: 3 Langkah Finansial Penting Saat Menghadapi Bencana

Itu tadi tanda-tanda sebelum terjadi bencana tanah longsor. Dengan mengenali tanda-tandanya lebih cepat, Anda bisa melakukan tindakan pencegahan yang tepat dan menyelamatkan diri dan keluarga lebih awal.

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories