1 Dolar AS Berapa Rupiah Hari Ini Kembali Melemah?

1 Dolar AS Berapa Rupiah Hari Ini Kembali Melemah? (Freepik.com/8photo)

JAKARTA— Nilai tukar rupiah kembali berada di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini. Mengacu pada data Bloomberg, rupiah melemah ke posisi Rp17.859 per dolar AS, turun 16 poin atau sekitar 0,09% dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.843 per dolar AS.

Pelemahan tersebut terjadi di tengah penguatan dolar AS di pasar global. Tekanan serupa juga dirasakan sejumlah mata uang Asia, termasuk won Korea Selatan, yen Jepang, ringgit Malaysia, dan peso Filipina.

Sentimen eksternal masih menjadi faktor utama. Pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve, yang berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.  Hal ini membuat investor cenderung menempatkan dana pada aset berbasis dolar yang dianggap lebih aman.

Selain itu, ketegangan geopolitik dan pergerakan harga minyak dunia juga turut menambah tekanan terhadap mata uang emerging markets, termasuk rupiah. Lalu, apakah pelemahan rupiah kali ini perlu dikhawatirkan?

BACA JUGA: 8 Fakta Timnas Iran yang Kini Tuai Sorotan di Piala Dunia 2026

Belum tentu. Pelemahan tipis di bawah 0,1% masih tergolong wajar dalam perdagangan harian. Namun, jika rupiah terus bergerak menuju level psikologis Rp18.000 per dolar AS, tekanan terhadap perekonomian domestik bisa meningkat.

Bagi masyarakat, pelemahan rupiah biasanya paling cepat terasa pada harga barang impor seperti smartphone, laptop, hingga komponen otomotif. Selain itu, biaya perjalanan luar negeri, biaya pendidikan internasional, dan pembayaran kewajiban berbasis dolar juga berpotensi menjadi lebih mahal.

Bagi investor retail, ada tiga hal yang layak dipantau dalam beberapa hari ke depan: pergerakan indeks dolar AS, sinyal kebijakan The Fed, serta langkah stabilisasi dari Bank Indonesia. Jika ketiga faktor ini membaik, tekanan terhadap rupiah berpotensi mereda.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Chrisna Chanis Cara pada 24 Jun 2026 

Editor: Redaksi

Related Stories